PASAR TERAPUNG
Oleh Aulia Rahmawati
Pagi pekat
Di atas aliran coklat
Bergerombol satu tempat
Berharap ada yang merapat
Wajah tua renta
Hilir mudik ke sana ke mari
Mencari yang mencarinya
Butuh yang membutuhkannya
Di pasar ini
Ramai mengapungkan harapan
Berharap aliran coklat bermanfaat
Melanjutkan hidup yang sesaat
KEBAHASAAN DAN KESUSASTRAAN
Jumat, 16 Mei 2014
Rabu, 15 Januari 2014
MICROSOFT EXCEL (Ujian Akhir Semester) AULIA RAHMAWATI (A1B113078)
Link unduh : http://www.4shared.com/file/SzrShGqbba/Ujian_Akhir_Semester.html
PERKAWINAN DAYAK MAANYAN DI KALIMANTAN (PPT) AULIA RAHMAWATI (A1B113078)
LINK UNDUH : http://www.4shared.com/file/cZ3m2PiDce/PERKAWINAN_DAYAK_MAANYAN_DI_KA.html
PERKAWINAN DAYAK MAANYAN DI KALIMANTAN MICROSOFT WORD . AULIA RAHMAWATI (A1B113078)
Link unduh : http://www.4shared.com/file/Jq0USnHAba/PERKAWINAN_DAYAK_MAANYAN_DI_KA.html
Senin, 23 Desember 2013
Hari Ibu "Mother's Day"
Kita baru saja melewatkan hari yang dikatakan adalah harinya seseorang yang mempunyai anak atau sering kita panggil dengan sebutan mama, ibu, umi, dan sebagainya yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember dan lazim disebut "Hari Ibu" atau "Mother's Day". Di sini saya ingin sedikit menumpahkan isi hati saya melalui beberapa buah pantun mengenai ibu yang sangat saya cintai dan selalu saya rindukan, terlebih seperti saat sekarang ketika saya jauh dari ibu yang sering saya panggil dengan sebutan "mama".
Perut lapar mau makan,
mau makan jangan ditahan.
Selamat hari ibu saya ucapkan,
Semoga ibu disayang Tuhan.
Ada gadis mandi di kali,
mandi di kali sambil menari.
Hari ibu setahun sekali,
berbakti harus setiap hari.
Putus cinta hati kelabu,
semoga saja cepat berlalu.
Doaku selalu untukmu ibu,
semoga engkau sehat selalu.
Telur puyuh harganya seribu,
seribu ambil di dalam saku.
Saat jauh darimu ibu,
terasa sangat sepinya hatiku.
Punya anak usia belia,
belum dewaasa pemikirannya.
Hanya ibu yang selalu setia,
memberi semangat pada anaknya.
Membeli pita di pasar rabu,
pita pasang di atas bangku.
Aku meminta doamu ibu,
Agar mudah kehidupanku.
Ada serai masak di tungku,
masak di tungku temannya labu.
Berderai-derai air mataku,
mengenang semua jasamu ibu.
Yang perlu kita tahu adalah, bagaimanapun kita tidak akan pernah bisa membalas jasa seorang ibu, bahkan nyawa pun tidak cukup untuk membalas jasa beliau. Namun, itu lah seorang ibu, dia tidak pernah meminta balasan atas apa yang telah dia korbankan untuk kita. Tugas kita sekarang adalah membahgiakan kedua orang tua kita, walaupun orang tua tidak pernah meminta dibahagiakan.
Sekian dulu dari saya, kalau ada yang salah mohon dimaafkan.
Terima kasih.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)